Surat Untuk mu


Lagi..masih edisi bongkar2 folder..dapat lagi tulisan ini..hiksss bangets bacanya..tdk pernah sangka pernah tulis ini..oo tuhan lembut paeng hatiku di...hahahahaha..suatu saat surat ini menemukan tuan nya.. dengan cara yang baik..

Surat Untukmu..
Pemilik Tulang Rusukku..
Yang namanya Allah telah tuliskan di Lauh Mafuz, jauh sebelum ku terlahir..
Surat ini ku tuliskan untukmu di jakarta,,22 April 2015. Malam hari. Di sebuah hotel. Dalam satu perjalanan bisnisku. 7 jam dari jogjakarta.
Jika nanti tuhan akhirnya mempertemukan ku denganmu..dengarlah apa yang ingin aku sampaikan pdamu..
Bahwa wanita yang akan kau nikahi ini adalah wanita yang akan mengabdikan hidupnya untuk Allah melalui dirimu. Engkaulah salah satu jalanku menuju surga. Harapanku dengan bimbinganmu kita bisa bersama disurga.
Jujur, surat ini ku tulis karena menahan perihnya hati karena berkali singgah sebelum bertemu dirimu, selalu terpatahkan. Lelah menunggumu datang. Aku hanya ingin menjaga diriku dalam jalan yang benar sebelum bertemu dirimu. Aku yakin tuhan sedang mempersiapkanmu. Itulah kekuatanku. Apapun yang menimpa hatiku sbelum bertemu denganmu hanyalah jalan untuk menguatkan ku. Agar wanita yang mendampingimu adalah wanita yang tidak mudah tumbang hatinya. Aku percaya Namamu sudah ditulis disamping namaku. Allah lah yang menulisnya.
Aku pun tak munafik, jujur padamu, hati ini menyimpan sebuah ceriita dan nama yang telah lama bermukim disana. Dia mantan kekasihku yang telah Allah panggil pulang. Telah ku katakan padanya jika nanti Allah mempertemukanku denganmu maka selesai lah sudah tugasku mencintainya. Dia lah yang menjaga hati ini sebelum bertemu denganmu. Jangan cemburu padanya. Dia sudah tak ada di dunia. Kepadamulah aku akan mengabdikan hidupku. Mendampingimu. Mencintaimu seperti aku pernah mencintainya. Engakulah separuh tulang rusuk yg bersamayam dalam tubuhku. Bimbinglah aku dengan caramu yang sederhana. Dengan caramu yang bersahaja. Aku tak sempurna. Bimbinglah aku dengan ketidaksempurnaanku.
Wanita yang akan kau nikahi ini berlumur kekurangan. Aku tak mampu memasakkanmu makanan yang kau suka. Tapi aku berjanji aku akan belajar.sebisa yg aku mampu. Bantulah aku untuk dipahami. Agar aku mampu menjamin kebutuhan makanmu.
Apapun akan ku lakukan untuk membuatmu merasa cukup. Beritahu aku bentuknya. Ajari dengan sabar.
Wanita yang kau nikahi ini, adalah wanita yang rapuh hatinya. Pernah ia menjadi serpihan. Lebih kecil dari serpihan dipasir. Namun wanita yang kau nikahi ini juga adalah wanita yang kuat yang mampu bertahan apapun menimpanya. Janganlah kau sakiti hati dn jiwanya. Karena ia akan lebih sering diam jika terluka. Dan ia bisa pergi kapan saja ia tak mampu.
Wanita yang akan kau nikahi ini, sungguh tak bisa menghirup asap rokok, jika tak bisa berhenti. Kurangilah.

dan satu yang ku minta.saya tak berharap harta melimpah darimu. yang saya minta bantulah saya memenuhi janjiku kepada tuhanku jika nanti kita diberi kesempatan bertemu. apakah janji itu ? Nikahilah saya dengan terhormat. cintai saya dengan cara paling baik. saya tak mengenal lagi istilah "pacaran" jangan pinang saya melalui cara itu. saya tidak minta harta. namun jika hatimu sudah direstui tuhan. datanglah dengan cara baik kepada orang tuaku.. 
 
Apapun sakit dan perih yang ku rasakan . semua hanyalah perjalanan menuju dirimu. Ku tak lelah dan patah menantimu. Pintu surgaku.

Posting Komentar