Lelaki Selalu Seperti itu sayang,,
terhenyak hatiku membaca semua ribuan kata ekspresi rasa seorang wanita terhadap kekasihnya. Dalam. mengikat. terbayang di hadapanku kisah cinta hebat di antara dua anak manusia dari jenisnya yang berbeda.
Dua anak yg muda usianya. Belum tertempa Peliknya kehidupan. bukan hanya mempertahankan hubungan sayang..Tapi perlu belajar tuhan menitipkan begitu banyak takdir tidak hanya untuk menyatukan dua anak manusia namun juga memisahkan anak manusia. Naif dalam mencintai seolah akan menjadikan kita telihat bodoh di depan waktu.
Kadang aku bertanya,,sewaktu hidup pernahkah kau seperti itu padaku. Semoga saja tidak. Dan bilapun Ia, tak mengapa karena di akhir pentas hidup akulah dihatimu..Namun Kw memang tak seperti itu.
Terasa berembun ujung mataku membaca ekspresi cinta seperti ini. melebihi film. melebih novel. cinta seorang wanita yang ku tahu lelaki nya menduakannya.. Tuhan, lelaki selalu seperti ini bukan..
bersyukur kau jatuh cintakan hatiku pada lelaki yang telah kw panggil pulang..
Hmmm.. wahai wanita diujung jarak sana..Kita sebagai wanita perlu tertampar kepalsuan dan terdampar dipulau sakit hati untuk bisa mendewasakn rasa.. agar naif tidak menertawai kita.
Karena sungguh mencintailah yang sangat hanya pada Imam kita saja nantinya.
Lelaki selalu seperti itu sayang..Selagi ia belum Halal Bagimu..Jarak Sejengkal pun akan membum hangus kan cintanya. memudahkan nya berpaling darimu..Percaya lah..Karena saya Lahir jauh sbelum kau mampu menuliskan ekspresimu. Jika Tidak Tanyakan lah pada kekasihmu yg setiap saat ku amati mengkhianati cintamu..
Sungguh Tuhan Sebesar lautan rasaku pada almarhum..Masih Ku sisakan tempat Untuk Calon Imam halalku yang dengan janjinya yg engkau ridhoi kan menebus semua ruang itu tanpa perlu menghapus almarhum..karena kami di dunia nyata..yang di atas sana Almarhum pasti mendoakan yang terbaik untuk ku..
Lelaki Selalu seperti itu sayang...
Selagi Ia belum halal bagimu..
lapangkan lah hatimu untuk segala kemungkinan..
karena Tuhan Bertakdir menyatukan dan Juga Memisahkan..
Memisahkan yang memang tak dijodohkan denganmu...
Lelaki Selalu sperti itu sayang...
berhentilah mengerus waktu dengan kenaifan...
Dua anak yg muda usianya. Belum tertempa Peliknya kehidupan. bukan hanya mempertahankan hubungan sayang..Tapi perlu belajar tuhan menitipkan begitu banyak takdir tidak hanya untuk menyatukan dua anak manusia namun juga memisahkan anak manusia. Naif dalam mencintai seolah akan menjadikan kita telihat bodoh di depan waktu.
Kadang aku bertanya,,sewaktu hidup pernahkah kau seperti itu padaku. Semoga saja tidak. Dan bilapun Ia, tak mengapa karena di akhir pentas hidup akulah dihatimu..Namun Kw memang tak seperti itu.
Terasa berembun ujung mataku membaca ekspresi cinta seperti ini. melebihi film. melebih novel. cinta seorang wanita yang ku tahu lelaki nya menduakannya.. Tuhan, lelaki selalu seperti ini bukan..
bersyukur kau jatuh cintakan hatiku pada lelaki yang telah kw panggil pulang..
Hmmm.. wahai wanita diujung jarak sana..Kita sebagai wanita perlu tertampar kepalsuan dan terdampar dipulau sakit hati untuk bisa mendewasakn rasa.. agar naif tidak menertawai kita.
Karena sungguh mencintailah yang sangat hanya pada Imam kita saja nantinya.
Lelaki selalu seperti itu sayang..Selagi ia belum Halal Bagimu..Jarak Sejengkal pun akan membum hangus kan cintanya. memudahkan nya berpaling darimu..Percaya lah..Karena saya Lahir jauh sbelum kau mampu menuliskan ekspresimu. Jika Tidak Tanyakan lah pada kekasihmu yg setiap saat ku amati mengkhianati cintamu..
Sungguh Tuhan Sebesar lautan rasaku pada almarhum..Masih Ku sisakan tempat Untuk Calon Imam halalku yang dengan janjinya yg engkau ridhoi kan menebus semua ruang itu tanpa perlu menghapus almarhum..karena kami di dunia nyata..yang di atas sana Almarhum pasti mendoakan yang terbaik untuk ku..
Lelaki Selalu seperti itu sayang...
Selagi Ia belum halal bagimu..
lapangkan lah hatimu untuk segala kemungkinan..
karena Tuhan Bertakdir menyatukan dan Juga Memisahkan..
Memisahkan yang memang tak dijodohkan denganmu...
Lelaki Selalu sperti itu sayang...
berhentilah mengerus waktu dengan kenaifan...
